Kena 14 Luka Tusukan dan Dikubur, Bayi Ajaib Ini Masih Hidup..Semoga Yang Memb4gikan Ini Selalu Dimurahkan Rezekinya Amin
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Liputan6.com, Jakarta Seorang bayi yang diperkirakan baru saja lahir ditemukan terkubur di dalam tanah sedalam 20 sentimeter di Provinsi Khon Kaen, Thailand. Tak hanya itu, bayi yang kini diberi nama Aidin itu ditemukan dalam keadaan menderita 14 luka tusukan.
Dilansir Buzznigeria.com, penemuan bayi itu mendadak sontak membuat heboh semua kalangan termasuk dokter. Sebab, tubuh bayi itu disebut-sebut dapat melakukan pemulihan yang menakjubkan.
Tidak diketahui berapa lama bayi itu terkubur. Penggembala ternak, Harder Kachit Krongyut (53), mengaku hanya mendengar suara tangis dari dalam tanah. Ia kemudian mencari sumber suara dan mendapati kaki mungil teronggok di bawah pohon Eucalyptus.
"Ya Tuhan, aku panik dan langsung menggali tanah itu dengan tanganku," ujarnya.
Krongyut terkejut ketika mendapati sesosok bayi laki-laki telungkup dengan luka seperti disayat pisau di sekujur tubuh. Dengan tergopoh ia kemudian membawanya ke rumah sakit.
Ibu Kubur Hidup-Hidup Bayinya, Tapi Keajaiban Terjadi Dokter menduga timbunan tanah itu yang membuat bayi itu bertahan hidup dari luka. Tanah mencegah pendarahan dari luka di sekujur tubuh bayi. Namun yang jadi pertanyaan, bagaimana cara bayi itu bernafas?Petugas Panti Asuhan Kaen Thong, Supachi Pathimchart, mengatakan Aidin kini berusia 7 bulan dan tumbuh menjadi bocah yang kuat. Bahkan pada bulan ini, Aidin resmi diadopsi oleh pasangan dari Swedia.
"Semua pemeriksaan keamanan telah dilakukan untuk memastikan Aidin pergi ke rumah yang tepat. Kami sangat senang bahwa ia akan pergi ke sebuah rumah yang baik dan memiliki kehidupan yang nyaman. Dia selamat meski punya pengalaman yang sangat buruk," ujarnya.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap orang tua Aidin yang tidak bertanggung jawab. Berbekal jejak kaki orang dewasa dan roda sepeda di sekitar tempat ditemukannya Aidin, polisi optimistis akan menangkap pelaku dan mendakwanya dengan pasal penganiayaan serta percobaan pembunuhan.
TRIBUNJOGJA.com - Beberapa hari belakangan ini tersiar kabar di dunia maya terkait tertangkapnya seorang remaja yang disebut-sebut seorang copet . Informasi yang dilengkapi pula dengan rekaman video tersebut memang memperlihatkan adanya seorang remaja berparas ayu. Remaja itu dipegangi oleh sejumlah perempuan, lalu ditampar berkali-kali. Di sejumlah grup facebook, muncul berbagai spekulasi soal lokasi peristiwa ini, dengan menyebutkan sejumlah kota besar di Indonesia. Wajar saja, remaja dalam video ini memang berparas asia mirip dengan orang Indonesia. Faktanya, peristiwa ini bukan terjadi di Indonesia. Namun di Thailand. Hal ini terlihat dari bahasa serta mata uang yang terdapat dalam video tersebut. Adapun tak diketahui apakah remaja itu benar-benar copet atau bukan. Namun, dari tayangan video terlihat bahwa remaja itu memegang segepok uang yang kemudian diambil oleh seorang perempuan yang berada di dekatnya. Remaja ini kemudian dijambak, lalu ditampar berkali-kali....
Ilustrasi rapid test virus corona. (Antara) Polisi meringkus pegawai negeri sipil di Tapanuli Selatan berinisial MAP dan rekannya, EWT terkait kasus pemalsuan surat keterangan (suket) hasil rapid test Corona (Covid-19). Dari hasil penyidikan sementara, aksi MAP membuat suket rapid test palsu untuk penumpang kapal tujuan Pulau Nias. ”Sudah ada ratusan lembar rapid test yang sudah dikeluarkan,” kata EWT seperti dikutip dari Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Selasa (30/6/2020). Dia mengaku nekat mengeluarkan ratusan suket palsu rapid test karena terlilit utang. “Saya begini karena ingin melunasi utang, bukan ada maksud lain,” ujarnya. Polisi meringkus pegawai negeri sipil di Tapanuli Selatan berinisial MAP dan rekannya, EWT terkait kasus pemalsuan surat keterangan (suket) hasil rapid test Corona (Covid-19). Dari hasil penyidikan sementara, aksi MAP membuat suket rapid test palsu untuk penumpang kapal tujuan Pulau Nias. ”Sudah ada ratusan lembar rapid test yang sudah dikeluarkan,” ka...
Dunia hiburan tanah air kembali berduka, Kamis (16/7/2020) komedian Omaswati atau yang akrab disapa Omas meninggal dunia. Mengenang detik-detik meninggalnya Omas, Mastur sang adik pun memberikan penjelasannya. Bak tak percaya dengan kenyataan, Mastur bahkan sempat membentak anak Omas yang tak lain keponakannya. Dikutip dari Tribunnews, Mastur mengungkap kondisi Omas sebelum akhirnya meninggal dunia. Menurut keterangannya, Omas meninggal sekira pukul 19.30 WIB. Mastur dan putranya, Ahmad Syaiful (Tribunnews.com) "Meninggalnya abis Isya ya, jam setengah delapan," ucap Mastur ditemui di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/7/2020). Kabar yang mengejutkannya itu datang dari sang keponakan. "Saya dapet kabar dari ponakan, anaknya Omas," ucapnya Dua kali anak Omas menghubungi sang paman via telepon. Telepon pertama mengabarkan Omas tiba-tiba jatuh pingsan. Ketika mendengar kabar itu, Mastur bergegas menuju kediaman Omas. "Jadi saya dikabarin sama anaknya ...
Komentar
Posting Komentar